Radang Pada Sendi

Peradangan pada sendi bisa dialami oleh orang berusia lanjut. Radang sendi disebabkan oleh kerusakan rawan sendi yang merupakan bagian dari proses penuaan. Hampir 90% orang berusia 60 tahun ke atas mengalami radang sendi. Namun, radang sendi juga bisa terjadi pada usia muda misalnya karena cedera, infeksi atau pembebanan yang berlebihan.

Persendian yang sering diserang adalah sendi lutut, tulang belakang (pinggang dan leher), pangkal paha, tangan terutama ibu jari, dan kaki. Gejala yang ditimbulkan adalah nyeri di persendian yang meradang. Peradangan pada sendi lutut memberikan gejala nyeri di sekitar sendi lutut disertai nyeri tekan setempat. Rasa nyeri akan semakin hebat bila melakukan kegiatan dengan pembebanan seperti berjalan, naik turun tangga, atau berdiri lama. Seringkali juga terdengar bunyi pada gerakan sendi lutut. Selain itu, peradangan sendi lutut juga dapat mengakibatkan pengecilan otot paha.

Bila peradangan terjadi pada tulang belakang, akan mengakibatkan rasa nyeri di tulang belakang. Selain itu, terjadi tekanan pada saraf di sekitarnya dengan gejala rasa tertarik dan menjalar ke arah bawah sepanjang bagian belakang tungkai. Radang pada sendi pangkal paha memberikan keluhan nyeri yang dirasakan pada paha bagian dalam dan kadang-kadang sampai ke pantat. Seringkali panggul juga sulit digerakkan karena terasa nyeri.

Sementara itu, sendi tangan yang meradang dapat menyebabkan benjolan pada ruas sendi tangan. Benjolan tersebut muncul perlahan-lahan setelah peradangan berlangsung berbulan-bulan atau tahunan dan terasa nyeri bila ditekan. Peradangan sendi kaki biasanya terjadi pada pangkal ibu jari kaki dan disertai nyeri tekan. Peradangan kaki seringkali disebabkan oleh pemakaian sepatu yang sempit.

Nyeri sangat hebat yang sering dialami penderita radang sendi sangat mengganggu kegiatan sehari-hari. Meskipun tidak ada pengobatan yang tidak menghilangkan keadaan ini secara total, penanganan dengan obat,terapi fisik, atau pembedahan akan membantu penderita radang sendi untuk beraktivitas sehari-hari. Pengobatan dengan jamu dapat dilakukan untuk mengurangi peradangan dan nyeri yang ditimbulkannya. Rasa nyeri juga dapat dikurangi dengan alat pemanas seperti ultrasonik dan kompres panas.

Sementara itu, olahraga terbaik yang bisa dilakukan adalah berenang. Bila keadaan lutut tidak parah, dianjurkan untuk bersepeda. Menjaga gerakan sendi dan mempertahankan kekuatan otot juga penting dilakukan oleh penderita radang sendi. Latihan kelenturan sendi dan penguatan otot dapat dilakukan sendiri dirumah, dengan cara sebagai berikut :

1. Kelenturan Jari Tangan

Genggam lilin lunak yang biasa digunakan sebagai mainan anak-anak dan remas-remas seperti saat mencuci beras

2. Kelenturan Lutut

Duduk di kursi, letakkan kaki kanan di atas kursi lain di depannya dengan posisis lutut agak ditekuk. Selanjutnya kaki kanan tersebut diluruskan dan ditekuk kembali. Lakukan gerakan tersebut berulang-ulang. Selanjutnya ganti dengan kaki kiri dan lakukan gerakan yang sama

3. Penguatan Lutut

Duduk di kursi dengan posisi punggung tegak bersandar dan kaki terjuntai ke lantai. Angkat tungkai bawah ke atas sekitar 45 – 60 derajat dan tahan selama 6 detik. Kembali ke posisi semula. Ulangi 5-10 kali bergantian kaki kiri dan kanan.

4. Kelenturan Panggul

Berbaring di lantai atau tempat tidur dengan alas yang kuat dan rata. Perlahan-lahan tekuk satu lutut dan tarik ke arah dada. Ulangi 5-10 kali, lakukan bergantian kaki kiri dan kanan.

5. Penguatan Panggul

Berbaring di lantai atau tempat tidur, angkat lurus satu tungkai dengan tinggi semampunya, tahan 6 detik lalu letakkan kembali. Ulangi 5-10 kali dan lakukan bergantian tungkai kanan dan kiri.


=====================================

>>> Propolis Melia Nature Untuk Mengobati Radang Sendi dan Penyakit Lainnya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Radang Sendi and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Radang Pada Sendi

  1. agi says:

    ibu saya diduga menderita radang sendi. Saya bisa minta informasi lebih tentang radang sendi dan bagaimana mengobatinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>